Kristal - Delaila
Delila aku datang
Pejamkanlah mata
Akan kubawa
Kau pada kejora
Seluas langit raya
Tiada sempadannya
Begitulah cintaku
Pada Delaila
Purnama tak bercahaya
Bila mana mentari tiada
Seribu tafsir bahasa
Tak mungkin tepat menafsir
Cinta kita
Delaila wajah yang pertama kujumpa
Dari mata hatiku yang kau teroka
Dari denyut nadiku yang bergelora
Pelayaranku bersamamu Delaila
Membelah lautan asmara
Memburu mutiara cinta
Pelayaranku bersamamu Delaila
Menyatukan kita semula
Yang telah terpisah lama
Kan kupastikan kau bahagia
P/S: Ni cara aku melepaskan rasa kegeramkan aku nie.....
Wednesday, September 27, 2006
lagu utk awek aku....
Anuar Zain - Bila Resah
Selagi kita berkasih sayang
Takkan ku mungkiri janji
Bersamamu selamanya
Adakah kau pun begitu
Menghargai perasaan hati yang suci
Bila resah, Ingat saat indah
Bila rindu, Ku nyanyikan lagu mu
Sehari ku rasa bagaikan setahun
Menunggu tibanya oh bahagia
Oh... Kini, ku tak lagi sendiri
Kau telah pun kembali di sisi
Berdua menghadapi segala rintangan ini
Ku yakini keikhlasan cinta kau beri
Bila resah, Ingat saat indah
Bila rindu, Ku nyanyikan lagu mu
Sehari ku rasa bagaikan setahun
Menunggu tibanya oh bahagia
Kita saling mengharapkan
Agar terus.. Melangkah menuju arah
Yang takkan menghancurkan kita
Ku yakini keikhlasan cinta kau beri...
Bila resah, Ingat saat indah
Bila rindu, Ku nyanyikan lagu mu
Sehari ku rasa bagaikan setahun
Menunggu tibanya oh bahagia
Bila resah, Ingat saat indah
Bila rindu, Ku nyanyikan lagu mu
Sehari ku rasa bagaikan setahun
Menunggu tibanya oh bahagia
hanya utk awek aku ajer......AYANG
Selagi kita berkasih sayang
Takkan ku mungkiri janji
Bersamamu selamanya
Adakah kau pun begitu
Menghargai perasaan hati yang suci
Bila resah, Ingat saat indah
Bila rindu, Ku nyanyikan lagu mu
Sehari ku rasa bagaikan setahun
Menunggu tibanya oh bahagia
Oh... Kini, ku tak lagi sendiri
Kau telah pun kembali di sisi
Berdua menghadapi segala rintangan ini
Ku yakini keikhlasan cinta kau beri
Bila resah, Ingat saat indah
Bila rindu, Ku nyanyikan lagu mu
Sehari ku rasa bagaikan setahun
Menunggu tibanya oh bahagia
Kita saling mengharapkan
Agar terus.. Melangkah menuju arah
Yang takkan menghancurkan kita
Ku yakini keikhlasan cinta kau beri...
Bila resah, Ingat saat indah
Bila rindu, Ku nyanyikan lagu mu
Sehari ku rasa bagaikan setahun
Menunggu tibanya oh bahagia
Bila resah, Ingat saat indah
Bila rindu, Ku nyanyikan lagu mu
Sehari ku rasa bagaikan setahun
Menunggu tibanya oh bahagia
hanya utk awek aku ajer......AYANG
Tuesday, September 26, 2006
lagu siti nurhaliza
Siti Nurhaliza - Joget Kasih Tak Sudah
Awan tergulung tuan di hari senja
Nampak berbalam biru warnanya
Tuan di gunung paya hamba di paya
Dalam jambangan temu ingin bersama
Terbang serindik tuan dengan kedidi
Singgah di kayu di rumpun kayu
Kasih menitik tuan basah tak jadi
Walau bertahan rindu menanggung rindu
Hatiku yang resah
Ku bawa berdendang
Memujuk diri dijeling tidak
Sepantun berdendang
Dondanglah asmara
Cuma igauan dalam igauan
Berdendang hamba tuan bertepuk tangan
Senyum di bibir hati terluka
Kasih diberi orang dijeling orang
Terasa hiba tidak terkira
Sudikah tuan bernyanyi bersama
Alunan lagu hai kasih tak sampai
Susunlah langkah layu di mata
Tanda di hati hai masih berdarah
Pantun berpantun tuan
Mak andam sayang
Berjual beli pantun Melayu
Walau dialun tuan
Gurindam sayang
Luka di hati orang tak tahu
Ku sulam kasih emas berbenang emas
Orang bertaruh baiknya rupa
Walaupun kasih balas tidak berbalas
Tidakku kesal ia terjadi
Awan tergulung tuan di hari senja
Nampak berbalam biru warnanya
Tuan di gunung paya hamba di paya
Dalam jambangan temu ingin bersama
Terbang serindik tuan dengan kedidi
Singgah di kayu di rumpun kayu
Kasih menitik tuan basah tak jadi
Walau bertahan rindu menanggung rindu
Hatiku yang resah
Ku bawa berdendang
Memujuk diri dijeling tidak
Sepantun berdendang
Dondanglah asmara
Cuma igauan dalam igauan
Berdendang hamba tuan bertepuk tangan
Senyum di bibir hati terluka
Kasih diberi orang dijeling orang
Terasa hiba tidak terkira
Sudikah tuan bernyanyi bersama
Alunan lagu hai kasih tak sampai
Susunlah langkah layu di mata
Tanda di hati hai masih berdarah
Pantun berpantun tuan
Mak andam sayang
Berjual beli pantun Melayu
Walau dialun tuan
Gurindam sayang
Luka di hati orang tak tahu
Ku sulam kasih emas berbenang emas
Orang bertaruh baiknya rupa
Walaupun kasih balas tidak berbalas
Tidakku kesal ia terjadi
Monday, September 25, 2006
lagu siti nurhaliza
Siti Nurhaliza - Joget Kasih Tak Sudah
Awan tergulung tuan di hari senja
Nampak berbalam biru warnanya
Tuan di gunung paya hamba di paya
Dalam jambangan temu ingin bersama
Terbang serindik tuan dengan kedidi
Singgah di kayu di rumpun kayu
Kasih menitik tuan basah tak jadi
Walau bertahan rindu menanggung rindu
Hatiku yang resah
Ku bawa berdendang
Memujuk diri dijeling tidak
Sepantun berdendang
Dondanglah asmara
Cuma igauan dalam igauan
Berdendang hamba tuan bertepuk tangan
Senyum di bibir hati terluka
Kasih diberi orang dijeling orang
Terasa hiba tidak terkira
Sudikah tuan bernyanyi bersama
Alunan lagu hai kasih tak sampai
Susunlah langkah layu di mata
Tanda di hati hai masih berdarah
Pantun berpantun tuan
Mak andam sayang
Berjual beli pantun Melayu
Walau dialun tuan
Gurindam sayang
Luka di hati orang tak tahu
Ku sulam kasih emas berbenang emas
Orang bertaruh baiknya rupa
Walaupun kasih balas tidak berbalas
Tidakku kesal ia terjadi
Awan tergulung tuan di hari senja
Nampak berbalam biru warnanya
Tuan di gunung paya hamba di paya
Dalam jambangan temu ingin bersama
Terbang serindik tuan dengan kedidi
Singgah di kayu di rumpun kayu
Kasih menitik tuan basah tak jadi
Walau bertahan rindu menanggung rindu
Hatiku yang resah
Ku bawa berdendang
Memujuk diri dijeling tidak
Sepantun berdendang
Dondanglah asmara
Cuma igauan dalam igauan
Berdendang hamba tuan bertepuk tangan
Senyum di bibir hati terluka
Kasih diberi orang dijeling orang
Terasa hiba tidak terkira
Sudikah tuan bernyanyi bersama
Alunan lagu hai kasih tak sampai
Susunlah langkah layu di mata
Tanda di hati hai masih berdarah
Pantun berpantun tuan
Mak andam sayang
Berjual beli pantun Melayu
Walau dialun tuan
Gurindam sayang
Luka di hati orang tak tahu
Ku sulam kasih emas berbenang emas
Orang bertaruh baiknya rupa
Walaupun kasih balas tidak berbalas
Tidakku kesal ia terjadi
lagu siti nurhaliza
Siti Nurhaliza - Joget Kasih Tak Sudah
Awan tergulung tuan di hari senja
Nampak berbalam biru warnanya
Tuan di gunung paya hamba di paya
Dalam jambangan temu ingin bersama
Terbang serindik tuan dengan kedidi
Singgah di kayu di rumpun kayu
Kasih menitik tuan basah tak jadi
Walau bertahan rindu menanggung rindu
Hatiku yang resah
Ku bawa berdendang
Memujuk diri dijeling tidak
Sepantun berdendang
Dondanglah asmara
Cuma igauan dalam igauan
Berdendang hamba tuan bertepuk tangan
Senyum di bibir hati terluka
Kasih diberi orang dijeling orang
Terasa hiba tidak terkira
Sudikah tuan bernyanyi bersama
Alunan lagu hai kasih tak sampai
Susunlah langkah layu di mata
Tanda di hati hai masih berdarah
Pantun berpantun tuan
Mak andam sayang
Berjual beli pantun Melayu
Walau dialun tuan
Gurindam sayang
Luka di hati orang tak tahu
Ku sulam kasih emas berbenang emas
Orang bertaruh baiknya rupa
Walaupun kasih balas tidak berbalas
Tidakku kesal ia terjadi
Awan tergulung tuan di hari senja
Nampak berbalam biru warnanya
Tuan di gunung paya hamba di paya
Dalam jambangan temu ingin bersama
Terbang serindik tuan dengan kedidi
Singgah di kayu di rumpun kayu
Kasih menitik tuan basah tak jadi
Walau bertahan rindu menanggung rindu
Hatiku yang resah
Ku bawa berdendang
Memujuk diri dijeling tidak
Sepantun berdendang
Dondanglah asmara
Cuma igauan dalam igauan
Berdendang hamba tuan bertepuk tangan
Senyum di bibir hati terluka
Kasih diberi orang dijeling orang
Terasa hiba tidak terkira
Sudikah tuan bernyanyi bersama
Alunan lagu hai kasih tak sampai
Susunlah langkah layu di mata
Tanda di hati hai masih berdarah
Pantun berpantun tuan
Mak andam sayang
Berjual beli pantun Melayu
Walau dialun tuan
Gurindam sayang
Luka di hati orang tak tahu
Ku sulam kasih emas berbenang emas
Orang bertaruh baiknya rupa
Walaupun kasih balas tidak berbalas
Tidakku kesal ia terjadi
Sunday, September 24, 2006
pantum melayu......
Dia membuat sebilah pedang,
Disimpan gula dengan sirih;
Sudah ada Nabi Adam,
Ada pula Nabi Idris.
Dua belas bintang di langit,
Bintang di raja dari Melaka;
Kata tuan pinang bersisit,
Kapur bercampur air mata.
Hanyut pinang dari hulu,
Pinang berisi madu lebah;
Bila terkenang zaman dahulu,
Rindu sekarang menggigit lidah.
Hilir rakit sungai sempit,
Anak raja turun menuba;
Hulur sirih jari dipicit,
Itulah tempat muda mencuba.
Kalau nak tau ara berbunga,
Sirih kuning di celah lantai;
Kalau nak tau syurga dunia,
Putih kuning panjang lampai.
Kalau tak boleh sirih Cina,
Sirih di darat ku ambil juga;
Jika tak boleh atas dunia,
Di dalam akhirat ku ambil juga.
Kalau tuan mengasah kapak,
Ngasah mari sepagi hari;
Saya bawa sirih setepak,
Untuk saya ganti diri.
Disimpan gula dengan sirih;
Sudah ada Nabi Adam,
Ada pula Nabi Idris.
Dua belas bintang di langit,
Bintang di raja dari Melaka;
Kata tuan pinang bersisit,
Kapur bercampur air mata.
Hanyut pinang dari hulu,
Pinang berisi madu lebah;
Bila terkenang zaman dahulu,
Rindu sekarang menggigit lidah.
Hilir rakit sungai sempit,
Anak raja turun menuba;
Hulur sirih jari dipicit,
Itulah tempat muda mencuba.
Kalau nak tau ara berbunga,
Sirih kuning di celah lantai;
Kalau nak tau syurga dunia,
Putih kuning panjang lampai.
Kalau tak boleh sirih Cina,
Sirih di darat ku ambil juga;
Jika tak boleh atas dunia,
Di dalam akhirat ku ambil juga.
Kalau tuan mengasah kapak,
Ngasah mari sepagi hari;
Saya bawa sirih setepak,
Untuk saya ganti diri.
Subscribe to:
Posts (Atom)
